Peluang Usaha Terbaik

Peluang usaha terbaik dengan memulai sebuah usaha merupakan pilihan terbaik dalam kondisi lowongan pekerjaan semakin ketat, perusahaan-perusahaan semakin selektif dalam memilih calon karyawannya, sehingga seolah terlihat semakin sedikit lowongan yang ada di Indonesia ini, padahal pada kenyataannya sangat banyak perusahaan-perusahaan membutuhkan karyawan, tetapi perusahaan-perusahaan ini memilih untuk lebih selektif dan hati-hati dalam merekrut pekerja baru karena semakin banyak calon pekerja yang memiliki kualifikasi dan pendidikan tinggi sehingga semakin tinggi juga perusahaan menetapkan standar untuk memberikan kinerja terbaik dan tentu perusahaan-perusahaan ini lebih mengutamakan efektifitas dan efesiensi untuk mendapatkan karyawan baru.

Tidak sedikit yang bertanya kepada saya khususnya dengan pertanyaan “kenapa susah sekali mendapatkan pekerjaan?”. Sebenarnya jika kualifikasi kita tinggi dan mampu untuk memulai menjadi karyawan dari bawah tentu akan mudah untuk mendapatkan pekerjaan, semisal mau untuk posisi marketing dan tidak mempermasalahkan gaji, tetapi lebih mengutamakan dan menunjukan kinerja yang full power kepada perusahaan, karena saya yakin perusahaan-perusahaan ini memiliki HRD dengan kemampuan tinggi sehingga mereka akan bisa menilai siapa dan berapa seseorang diberikan penghargaan dan gaji yang sesuai. Kebanyakan dari para pencari kerja ini meminta gaji besar diawal, sedangkan untuk management HRD membutuhkan sekurangnya 3 bulan untuk mendapatkan evaluasi mengenai attitude, skill dan knowladge dari karyawan yang berkerja di perusahaannya.

Tapi biarkan saja itu semua, itu kan urusan HRD diperusahaan masing-masing, kali ini saya  akan membahas mengenai “teknik untuk memulai usaha”. Jika Anda masih bingung karena lamaran Anda masih belum ada respon, dan tentu hanya menunggu bukanlah sebuah pilihan, karena waktu tidak akan pernah menunggu kita, ketika kita hanya diam menunggu sesuatu dengan ketidak pastian dan tentu kita telah membuang waktu berharga kita hanya untuk menunggu. Akan lebih baik jika kita mulai melangkah dalam usaha sendiri. Dalam pembahasan kali ini saya akan merekomendasikan usaha yang tidak membutuhkan modal dan Anda akan memiliki penghasilan dari usaha tersebut.

Menjadi pekerja freelance

Freelance adalah pekerja lepas, jika Anda memiliki sebuah kemampuan yang bsia Anda jual, maka sebaiknya Anda mulai untuk menjadi freelance dari pada menunggu panggilan kerja yang tidak pasti. Setiap perusahaan akan senang jika Anda memilih untuk menjadi rekan kerja mereka (freelance) dari pada menjadi pekerja kontrak mereka, karena dengan menjadi rekan kemajuan bersama bisa dicapai dan pada akhirnya bisa saling menguntungkan. Misalkan menjadi marketing freelance, kenapa marketing? Karena marketing merupakan lowongan pekerjaan yang paling banyak dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan. Biasanya dalam sistem pembayaran marketing freelance adalah by closing atau dari hasil penjualan.

Setiap perusahaan akan selalu mengangarkan biaya marketing dan advertising serta bonus penjualan dari setiap produk yang dijualnya, dan biasanya sekitar 10% biaya marketing, 10% biasa advertising dan beberapa persen untuk bonus tergantung dari perusahaannya. Tetapi secara umum perhintungannya seperti itu. Jadi ketika Anda menjadi marketing freelance Anda sudah memiliki estimasi fee yang bisa Anda dapatkan dari setiap produk yang Anda jual, jika memang perusahaan tidak masuk dalam kategori fee yang Anda harapkan, Anda bisa mencari perusahaan lain, begitu banyak perusahaan di Indonesia ini sehingga peluang untuk mendapatkan fee yang Anda harapakan pun terbuka sangat luas. Dan saya yakin perusahaan pun tidak akan rugi dengan mengeluarkan fee tersebut karen perusahaan tidak harus menggaji Anda jika tidak mendapatkan hasil dari Anda. Ibarat kata Anda dibayar jika memberi keuntungan kepada perusahaan, jika tidak memberika keuntungan atau tidak ada yang Anda jual berarti perusahaan tidak harus membayar Anda.

Siapa bilang menjadi seorang marketing itu pekerjaan yang rendahan. Justru marketing adalah pekerjaan yang sangat luar biasa, dulu saya adalah praktisi HRD, dalam karir saya dimulai dari hanya staff HRD hingga bisa sampai menjadi manager HRD. Karena merasa jenuh akhirnya saya mulai membuat sebuah usaha. Dan sayang beberapa kali usaha itu gagal. Dan akhirnya saya menjadi pekerja lagi menjadi seorang marketing karena tidak mudah untuk melamar dan menjadi HRD lagi, dan akhirnya saya pun menjadi marketing disebuah perusahaan (tidak usaha saya sebutkan perusahaannya ya). Kemudian setelah terkumpul modal lagi dari hasil berkerja tersebut, saya membuka usaha lagi dan gagal lagi.

Pada akhirnya saya berpikir apa akan terus seperti ini, berkerja dan menabung, setelah tabungan dirasa cukup kemudian buka usaha lagi. Nah berarti saya bekerja dan menabung dan kemudian hasil tabungan itu saya habiskan untuk mencoba usaha baru. Jadi selama ini saya hanya membuang waktu dengan terus mencoba usaha baru. Dan dari perjalan itu saya memutuskan untuk berada pada lingkup usaha tanpa memikirkan lagi untuk menjadi pegawai atau pekerja. Karena ada sedikit ilmu marketing yang saya dapatkan dari pekerjaan sebelumnya akhirnya saya membuka diri untuk menjadi marketing freelance.

Dengan menjadi marketing freelance saya seperti memiliki perusahaan sendiri, dimana saya bebas menentukan waktu kapan saya berkerja dan kapan saya libur, dan juga saya bebas menentukan berapa gaji yang saya ingin dapatkan, jika sebulan saya ingin dapatkan 1 juta berarti saya hanya perlu menjual beberapa produk saja dari rekanan saya. Dan jika saya ingin mendapatkan 10 juta dalam sebulan berarti saya harus lebih giat dalam menjual. Sehingga pada akhirnya saya memiliki kebebasan untuk menentukan apapun dalam pekerjaan saya dan tentu akhirnya saya pun bisa menabung. Jadi untuk pekerjaan pertama yang saya rekomendasikan adalah menjadi marketing freelance, Anda tidak harus memiliki modal dan perlengkapan yang mahal, hanya perlu modal belajar dan android tentunya sebagai media utama promosi dan kontak service.

Dan tentu semakin banyak Anda bisa membuat relasi dan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan, semakin banyak juga produk yang bisa Anda jual. Jadi tentu jika semakin banyak produk yang Anda jual, maka akan semakin banyak penjualan yang bisa Anda lakukan. Jadi kenapa tidak menjadi freelance dari pada menjadi penunggu panggilan yang tidak pasti atas lamaran yang Anda ajukan kepada perusahaan yang Anda tuju.

By : Dicki Koswara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *