Motivasi Diri [bag 1]

Motivasi diri

Dalam setiap diri manusia terdapat potensi untuk melakukan apapun yang mereka mau, setiap apapun yang ingin dilakukan pasti akan mampu untuk dilakukan, karena pada dasarnya setiap kapasitas otak manusia itu sama, hanya saja dibedakan dari tingkat kemauan untuk meningkatkan kapasitas tersebut secara maksimal. Banyak orang yang merasa bahwa hidupnya adalah takdir yang sudah ditetapkan kepadanya, padahal takdir itu merupakan suatu hal yang sudah terjadi yang memang tidak bisa kita rubah, karena memang kejadiannya sudah terjadi makanya tidak bisa dirubah, hanya bisa diperbaiki jika itu kesalahan, dan tentu harus dibuat lebih baik lagi jika itu adalah kebaikan.

Setiap orang percaya bahwa kebaikan merupakan jalan terbaik untuk hidup, tetapi kadang kita lupa pada diri kita sendiri, dan hakikat dari sifat dasar yang manusia miliki, banyak sifat yang dimiliki manusia dan sifat tersebut berbeda antara manusia satu dengan lainnya, padahal pada dasarnya sifat alamiah manusia hanya satu, yaitu bertahan hidup. Dan tidak sedikit dari kita menggunakan segala macam cara untuk bisa bertahan hidup, dan kita tidak mempertimbangkan apakah cara tersebut akan memberi manfaat kepada yang lainnya atau bahkan malah menjadi kerugian bagi yang lainnya. Dalam pembahasan ini akan dibahas mengenai apa yang kita perlu untuk bisa mawas diri dan tentu sebaiknya orang adalah yang mengenal dirinya sendiri bukan yang hanya bisa menilai orang lain saja. Dalam pembahasan ini akan dititik beratkan pada pembahasan knowladge, skill, dan values.

Knowladge

Setiap manusia akan selalu penasaran akan sesuatu hal. Baik itu hal yang sifatnya kebaikan bahkan yang buruk sekalipun. Dasar manusia adalah rasa ingin tahu akan suatu hal, apa lagi suatu hal yang baru dan itu wajar bahkan harus dimiliki oleh setiap manusia meski kadang banyak faktor yang meliputinya. Knowladge merupakan pengetahuan atau ilmu yang harus dimiliki oleh manusia, dasar dari pembelajaran manusia adalah pengetahuan, manusia bisa karena meraka tahu, jika tidak tahu maka apa yang akan manusia bisa. Begitu penting knowladge ini karena menjadi dasar dari pembelajaran seseorang untuk terus hidup dan bertahan hidup. Bahkan kita telah dituntut sejak kecil untuk menuntut ilmu di sekolah. Knowladge ini menjadikan setiap manusia menjadi bermanfaat untuk manusia lainnya dan tentu hal ini akan berpengaruh pada masa depan setiap manusia, dan tentu tergantung dari pilihan masing-masing manusia itu sendiri.

Pengetahuan tidak bisa kita dapatkan secara instan, butuh waktu dan perjuangan untuk bisa mendapatkannya. Bahkan bagi sebagian orang knowladge menjadi segalanya yang mendasari kehidupan. Banyak orang berlomba untuk bisa lebih tahu dari yang lainnya, dengan tujuan untuk bisa lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain. Ketika kita ingin masuk pada sesuatu maka kita harus mencari pintu masuknya, tidak bisa mendobrak dengan seenaknya karena kita manusia yang memiliki etika dan tatakrama sehingga untuk mendapatkan sesuatu yang baik maka kita harus melakukannya dengan cara yang baik juga.

Dalam pelajaran pengalaman yang telah dilalui, pintu untuk mendapatkan knowladge adalah dengan membaca, seperti apa membaca yang saya maksudkan ini. Ada makna lebih dalam yang harus Anda pelajari untuk bisa mendapatkan knowladge dengan cara yang baik agar dikemudian hari, apa yang Anda dapatkan hari ini dengan cara yang baik, akan bermanfaat untuk kebaikan juga.

Baca

Membaca adalah pintu utama untuk membuka pengetahuan, setiap saat kita membaca walau tidak secara formal dan fokus, hanya saja dari membaca wawasan kita akan terbuka dengan sangat luas dan kita akan sadar betapa luas dunia ini dan juga kita akan sadar betapa banyak hal yang tidak kita tahu. Membaca bisa diartikan mencari informasi dengan menggunakan telaah mata, jika kita artikan secara harfiah. Membaca buku salah satu contohnya, buku tidak bisa kita remehkan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan, penting untuk kita membaca buku tetapi bukan untuk diikuti secara buta, membaca buku bisa dijadikan referensi untuk kita mengambil sikap atas suatu hal. Selain membaca dari buku, kita dituntut untuk bisa lebih sensitif hingga bisa membaca situasi dan kondisi, kita dituntut untuk mengembangkan indra perasa dari bahasa tubuh dan sifat agar bisa membaca situasi dan kondisi.

Pembelajaran harus kita lakukan setiap saat tanpa henti, bahkan usai bukanlah alasan untuk kita berhenti mencari pengetahuan, karena ilmu yang berkembang selalu harus kita update agar kita bisa mengejar ketertinggalan yang dunia ini miliki. Betapa banyak dan cepatnya ilmu yang ada di dunia ini berkembang sehingga ketika kita mulai berhenti mencari, maka kita akan tertinggal sangat jauh dari kehidupan ini. Sehingga membaca secara peka bisa meningkatkan pengetahuan kita akan segala sesuatu.

By : Dicki Koswara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *