Level Karyawan Yang Berhak Mengikuti Training

Bagaimana menentukan karyawan seperti apa yang berhak mengikuti training? Sebelum masuk pada pembahasannya, mari kita bahas beberapa jenis training untuk memberikan beberapa gambaran berapa level training dan seberapa penting setiap levelnya, sehingga Anda bisa menentukan karyawan dengan level seperti apa yang bisa mengikuti trainingnya.

  1. Training pengembangan diri ; training ini adalah latihan yang Anda lakukan untuk meningkatkan kelemahan dan menutupi kekurangan yang Anda miliki, tingkat penting atau tidaknya training ini tergantung pada Anda yang menjalaninya, karena pada dasarnya training ini berkaitan dengan kebutuhan pribadi. Untuk biaya training ini bervariasi tergantung pada tingkat kebutuhan Anda, missal training motivasi, training fitness, training Bahasa dan lain sebagainya.
  2. Training pegawai baru ; training ini biasa perusahaan lakukan dengan judul On Job Training (OJT) atau bisa dalam istilah lainnya, setiap perusahaan memberikan jeda waktu untuk setiap karyawan baru mengenal setiap yang ada di perusahaan, dari mulai budaya kerja, orang-orang penting, fungsi-fungsi penting, produk, klien dan lain sebagainya, setiap karyawan baru diberi waktu untuk belajar dan berlatih berkenaan dengan posisi yang akan didudukinya. Ini memiliki level penting bagi perusahaan karena berkaitan dengan pekerjaan. Tentu hal ini diberikan bagi karyawan baru, dalam proses ini tidak dibutuhkan biaya cukup besar, tetapi akan menyita waktu cukup banyak.
  3. Inhouse training ; training ini adalah training dengan tingkat level yang cukup tinggi, training ini biasanya diberikan pada karyawan yang memiliki dedikasi dan loyalitas terhadap perusahaan, sehingga perusahaan merasa penting untuk kemampuannya ditingkatkan untuk kepentingan perusahaan. Biasanya training ini diikuti oleh para karyawan satu perusahaan dengan tema tertentu. Training ini berfokus pada pencapaian hasil peningkatan kualitas karyawan. Biaya yang harus perusahaan Anda pun relatif lebih ringan dibanding public training, dalam training ini Perusahaan Anda akan dikenakan biaya investasi Rp. 700,000 – Rp. 1,000,000 / hari / peserta.
  4. Public training ; training ini merupakan training dengan tingkat dan level yang sangat tinggi, karena dalam training ini bukan sekedar peningkatan kemampuan yang diharapkan, tetapi juga lebih pada menjaring relasi dan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dari perusahaan pesaing atau pun perusahaan lain dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas individu karyawan dan kualitas perusahaan. Public training biasanya diikuti oleh banyak peserta dari perusahaan yang berbeda-beda, sehingga terbuka peluang untuk menggali informasi mengenai perusahaan lain, hal ini diperlukan oleh perusahaan untuk tetap meningkatkan produknya agar bisa tetap bersaing. Untuk level karyawan yang ikut dalam training ini tentu saja bukan untuk pemula, karena tanggung jawab yang dibebankan kepada peserta yang perusahaan kirim sangatlah berat, sehingga dalam training ini lebih pada misi yang diembankan kepada karyawan. Jadi untuk karyawan yang mengikuti program training ini harusnya karyawan yang loyal dan sudah menunjukan dedikasi tinggi bagi perusahaan. Dan tentu saja dalam training ini biaya investasi pun cukup lumayan sekitar Rp. 1,800,000 – Rp. 3,000,000 / hari / peserta.

Training merupakan sesuatu yang harus diberikan kepada SDM, karena kekuatan SDM ada pada otaknya atau pikirannya, dan untuk memberikan maintenance kepada otak atau pikiran adalah melalui training atau pendidikan dan pelatihan.

Jadi Anda sudah bisa menentukan jenis training apa yang karyawan Anda butuhkan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, dan Anda pun sudah mengetahui, level karyawan mana untuk training yang mana, jangan sampai karyawan baru Anda dikirim untuk public training tetapi karyawan yang Anda kirim tidak faham dengan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga akan menjadi pengorbanan waktu dan biaya yang sia-sia bagi perusahaan Anda.

Dan jangan hawatir, ketika Anda tepat menentukan jenis training dan peserta training, maka perusahaan Anda tidak akan mengalami kerugian semisal “karyawan sudah diikutkan public training seharga Rp. 4,000,000 dua hari kemudian karyawan tersebut mengundurkan diri setelah training. Berarti ada yang salah dengan penempatan training untuk karyawan tersebut oleh Anda. Harusnya karyawan ini Anda letakan di OJT, Anda malah tempatkan di public training. Kembali pada kejelian Anda melihat peluang dari setiap training yang akan Anda manfaatkan untuk kepentingan perusahaan Anda.

By ; Dicki Koswara

4 Commentsto Level Karyawan Yang Berhak Mengikuti Training

  1. Beerly says:

    A little rationality lifts the quality of the debate here. Thanks for cogtbirutinn!

  2. Wonderful work! This is the type of info that should be shared across the web.
    Shame on Google for now not positioning this publish upper!
    Come on over and talk over with my site . Thanks
    =)

  3. Cherry Suma says:

    If you want a wedding photographer who provides more of

  4. whoah this blog is excellent i really like studying your articles.
    Stay up the great work! You realize, lots of persons are
    looking around for this info, you can help them greatly.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *