APA YANG MENJADI DASAR SEORANG PENGUSAHA SUKSES

Jika seseorang telah berpikir bagaimana menjadi enterpreneur maka jiwa dan raganya mulai mengarah pada rencana jangka panjang untuk masa depan yang lebih baik. Seorang pengusaha berpikir bukan untuk kepentingan pribadi saja, kesejahteraan bersama merupakan dasar yang sangat kuat untuk memulai sebuah usaha, keuntungan bisa didapatkan jika proses yang dijalankan benar karena keuntungan adalah hasil, begitu pun dengan kerugian yang merupakan hasil dari proses. Apapun hasilnya kita akan tetap bersyukur ketika proses yang kita lalui merupakan proses yang benar dan terencana dengan matang.

Meski kehidupan pengusaha sangatlah sulit dan rumit, tetapi bukan itu yang menjadi tujuan awalnya, tujuan sebenarnya adalah membuka peluang baru dan membuka lapangan kerja baru yang akan membantu hidup orang banyak. Ketika seorang pekerja berkata “gajiku tidak besar”, bagaiamana jika perusahaan tempat si karyawan itu tidak pernah berdiri, apa pemasukan terbesar yang bisa didapatkannya?

Bukan masalah keuntungannya, tetapi pekerjaan dan resiko terberat yang pernah ada di dalam hidup manusia adalah menjadi pengusaha, karena begitu banyak beban yang ditanggungnya, tidak hanya keluarganya, tetapi bangsa dan negara pun bertopang kepada para pengusaha.

Ketika seorang pegawai mengatakan “ kenapa kita memiliki pimpinan yang seperti dia”, perkataan tersebut muncul ketika kebijakan pimpinan yang tidak sesuai dengan keinginan pekerja, tetapi apakah tidak lebih baik untuk di syukuri karena berkatnya perusahaan ada, dan berkatnya kita sebagai karyawan bsia bekerja dan menafkahi hidup keluarga.

Mampu menopang beban

Seberat apapun anda bekerja, tidak akan melebihi beban kerja seorang pengusaha karena tidak hanya fisiknya, pikirannya, waktunya, biayanya dicurahkan untuk mempertahankan usaha yang dibangunnya yang menjadi tempat mencari nafkah ratusan bahkan ribuan orang di tempat tersebut. Begitu besar perjuangannya, jika pemikiran pengusaha hanya sepintas pada pemikiran keuntungan semata, maka tidak harus menempatkan banyak pegawai didalam usahanya. Pada era kemajuan teknologi seperti sekarang ini, produksi manual sebenarnya sangat bisa ditinggalkan, dengan majunya teknologi-teknologi canggih yang bisa menggantikan manusia dalam bekerja. Apa yang menjadi kendala para pengusaha untuk mengganti produksi manual menjadi mekanikal, apakah harga yang mahal, ataukah harus ada perawatan berkala, atau hasil produksi yang tidak maksimal atau apa alsannya logisnya? Harga mesin tidak seberapa dibandingkan harus menggaji ratusan orang dengan sekala penggajian setiap bulan, nilainya akan lebih besar biaya gaji dibandingkan biaya pembelian mesin, hasil produksi akan lebih maksimal karena akan sangat minim resiko kegagalanm waktu produksi akan lebih cepat, tidak banyak tuntutan dan cercaan, mesin hanya menuntut untuk dirawat berkala, sedangkan pegawai setiap hari mereka menggerutu dan mengeluh dengan pekerjaan yang dijalankannya.

Lebih pada kesejahteraan bersama

Apa pertimbangan para pengusaha mempertahankan gaya manual dalam produksi, karena meraka ingin berbagi kesejahteraan dengan sebanyak mungkin orang yang terlibat didalamnya, karena para pengusaha tahu, setiap manusia hidup setiap detik bukan setiap bulan, oleh sebabnya setiap apa yang dilakukan para pengusaha, mereka berjuang untuk mendapatkan kersejahteraan bersama.

Jangan lihat dari keuntungan yang didapatkannya, tetapi lihat betapa besar perjuangannya untuk mempertahankan perusahaan yang menjadi tempat mencari nafkah banyak orang dan itu tanpa ada keluhan sama sekali, karena pemikiran pengusaha jauh lebih berkualitas dibandingkan kita.

Jika kita berpikir atasan kita (seorang pengusaha) keras dalam pendiriannya, keras dalam keputusannya, keras dalam cara kerjanya, maka tidak harus Anda pertanyakan kenapa demikian, itu adalah hasil dari proses perjalanan keras yang dijalaninya. Bukan kasar, tetapi keras, pekerja keras dengan pekerja kasar sangat lah berbeda begitu pun orang yang keras dengan orang yang kasar sangat jauh berbeda, keras merupakan hasil tempaan yang luar biasa sehingga ketahanan fisik dan mental sudah berada di atas rata-rata, itulah para pengusaha sukses, tidak melihat lagi apa yang akan dihadapinya, tetapi dia telah menghitung resiko dari apa yang akan di hadapinya dan membuat antisipasi untuk meminimalisir resiko tersebut, bukan malah menghindarinya. Itu menunjukan perbedaan kualitas mental dan cara berpikir dari kebanyakan orang, sehingga itulah yang menjadikannya sukses dalam menjalankan usaha yang milikinya.

Bukan mencelanya, bukan menghinanya, malah harusnya kita bangga menjadi bagian dari orang-orang seperti itu, kita berhasil menjadi yang terpilih dari sekian banyak yang terbaik ketika kita mulai masuk dalam skala bisnis atasan kita. Ketika proses interview seorang pengusaha telah faham betul dengan kualitas setiap orang yang direkrutnya, dari hasil pengalamannya yang luar biasa, dia akan secara naluriah akan memilih orang-orang terbaik untuk bisa diajaknya kerjasama, dan harusnya kita merasa bangga karena kitalah yang terbaik yang terpilih untuk mengikuti jejak atasan kita dan bisa mendapatkan ilmu yang sangat banyak yang akan diberikan oleh atasan kita. Hanya saja kadang kualitas kesabaran dan mental kita masih berada dibawah rata-rata sehingga sering kali kita malah membenci atasan kita.

Harus mampu bertahan

Kita sebagai pegawai tidak tahu seberat apa perjuangan pimpinan kita mempertahankan perusahaan dari saat perusahaan mengalami kerugian, tidak ada usaha yang terus menerus mendapatkan keuntungan, pasti ada kalanya perusahaan tersebut mendapatkan kerugian, bahkan bisa jadi kerugian lebih besar dari keuntungan yang didapatkannya, tetapi meski dalam keadaan seperti itu, pimpinan kita terus bertahan karena bukan hanya dia saja yang akan terkena dampak jika perusahaan akhirnya harus dihentikan, tetapi ada orang lain yang akan terkena dampaknya bahkan bisa jadi lebih parah dampaknya ketika kena kepada orang-orang ini, siapa orang-orang ini, tak lain adalah Anda yang bekerja di perusahaannya.

Maka dari itu sekuat tenaga, apapun dilakukan agar perusahaan tetap bertahan dalam kondisi kritis sekali pun, Anda seorang pegawai tidak pernah tahu bahkan jika pun tahu Anda tidak mau tahu apa yang sedang di alami oleh perusahaan tempat Anda bekerja, yang Anda tahu tetap bekerja dan di gaji seperti biasa. Butuh ketahanan yang luar biasa untuk menjadi seorang pengusaha, tidak hanya fisik, mental pun harus, finansila juga tidak ketinggalan, jadi untuk bertahan butuh keberanian yang sangat besar.

Mulai dari sekarang untuk bisa memutuskan sebuah pilihan dan siap menanggung setiap resiko yang dikandungnya, bersabar dalam komitmen karena semakin kita kuat bertahan, maka semakin kita mendekati level yang luar biasa, dan ketika itu semua telah kita lampaui, maka dapat dipastikan kesuksesan mulai menyapa kita dalam kehidupan ini, maka mari kita sukses dalam menjalankan apapun yang bisa membuat kita berhasil dalam kehidupan ini.

By : dicki koswara




Comments are Closed